Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Penggunaan Obat Generik Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri

  • Henni wati
  • Elly Megasari

Abstract

Obat generik adalah nama obat berdasarkan zat berkhasiat yang dikandungnya. Dalam lima tahun terakhir 2010-2015, pasar obat generik turun dari 14% menjadi 10% total penggunaan obat Nasional. Penurunan penggunaan obat generik terjadi karena rendahnya sumber informasi yang diperoleh masyarakat, serta kurangnya sosialisasi obat generik oleh pemerintah di berbagai daerah.


Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan secara cross sectional untuk memperoleh korelasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan penggunaan obat generik pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Sampel penelitian ini didapat dengan menggunakan teknik proportional sampling yang berjumlah 97 orang. Metode pengambilan data secara primer yaitu dengan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data penelitian langsung dari responden.


Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik Chi-Square (x2) didapatkan terdapat hubungan umur (p=0,007), tingkat pendidikan (p=0,046), pekerjaan (p=0,026), serta sumber informasi (p=0,043) dengan pengetahuan penggunaan obat


generik pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri.


Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkatkan sosialisasi obat generik dan juga kepada pelayanan kesehatan, agar meningkatkan kinerjanya dalam penyuluhan program promosi obat generik di daerah-daerah.

Published
2020-04-02
How to Cite
WATI, Henni; MEGASARI, Elly. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Penggunaan Obat Generik Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Java Health Jounal, [S.l.], v. 7, n. 1, apr. 2020. ISSN 2622-9390. Available at: <http://jhj.fik-unik.ac.id/index.php/JHJ/article/view/338>. Date accessed: 16 june 2021. doi: https://doi.org/10.1210/jhj.v7i1.338.