EVALUASI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI DI RSUD DR SAIFUL ANWAR MALANG

  • Lintang Bismantara
  • Tsamrotul Ilmi

Abstract

Diabetes melitus adalah jenis penyakit yang paling sering terjadi di Indonesia yaitu menempati urutan ke 4 dengan prevalensi 8.6 % dari total penduduk. Penderita diabetes dalam perjalanan penyakit jarang ditemukan dengan penyakit tunggal sehingga cenderung menerima terapi lebih dari 5 obat. Banyaknya obat yang dikonsumsi pasien akan meningkatkan probabilitas terjadinya interaksi obat. Dimana diketahui bahwa interaksi obat pada penyakit diabetes melitus terjadi sebesar 62.16 %. Penelitian ini merupakan penelitian non eksprimental observasional dengan menggunakan rancangan penelitian retrospektif untuk mengetahui gambaran pola penggunaan obat dan potensi interaksi obat pada terapi pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi hipertensi rawat inap di RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Sampel penelitian sebanyak 56 rekam medis pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi hipertensi yang diambil secara total sampling. Data yang disajikan dalam bentuk diagram/tabel dan persentase. Hasil dari penelitian ini dapat mengetahui bahwa golongan obat antidiabetes yang diberikan pada pasien adalah insulin (74.13%), biguanid (13.79%), sulfonilurea (8.62%), dan alfa-glukosidase (3.44%), golongan obat antihipertensi yang diberikan pada pasien adalah calsium channel blocker (35.51%), angiotensin II reseptor blocker (30.84%), diuretic (15.88%), Angiotensin converting enzim (10.28%), beta blcker (4.67%) dan alfa adrenergic agonis (2.80%). Dan dari total 56 pasien, sebanyak 37 pasien (66.07%) memiliki potensi interaksi obat dan pasien tanpa interaksi obat pada resep sebanyak 19 pasien (33.92%).

Published
2020-04-02
How to Cite
BISMANTARA, Lintang; ILMI, Tsamrotul. EVALUASI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI DI RSUD DR SAIFUL ANWAR MALANG. Java Health Jounal, [S.l.], v. 7, n. 1, apr. 2020. ISSN 2622-9390. Available at: <http://jhj.fik-unik.ac.id/index.php/JHJ/article/view/349>. Date accessed: 16 june 2021. doi: https://doi.org/10.1210/jhj.v7i1.349.