PENGARUH EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU MANIS DAN DAUN PEPAYA TERHADAP KADAR LDL-C DAN HDL-C SERUM MENCIT

  • Rangga Febriyana
  • Victory Anggraeni

Abstract

Dislipidemia merupakan kelainan profil lipid dalam tubuh ditandai dengan kenaikan kolesterol total, trigliseruda dan LDL-C serta penurunan HDL-C. Konsentrasi kadar LDL-C yang tinggi dan HDL-C yang rendah dapat mengakibatkan oksidasi yang nantinya menjadi foam cell. Foam cell apabila membesar maka akan terjadi defek pada pembuluh darah sehingga terjadi arterosklerosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmannii) dan daun pepaya gunung (Carica pubescens) terhadap kadar LDL-C dan HDL-C serum mencit (Mus musculus) yang diberi perlakuan HFD. Penelitian ini bersifat komputasi dan eksperimental. Uji in silico menggunakan metode molecular docking dengan software Autodock Vina antara reseptor CETP dan senyawa kulit batang kayu manis dan daun pepaya gunung sebagai ligan. Penelitian secara in vivo menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Hewan coba dibagi menjadi 6 kelompok, pada setiap kelompok diinduksi HFD selama 56 hari, kecuali kelompok perlakuan normal. Kelompok K- induksi HFD tanpa pengobatan, kelompok K+  (HFD dan perlakuan obat atorvastatin), P1 (HFD dan perlakuan dosis 300 mg/kgBB ekstrak kayu manis), P2 (HFD dan perlakuan kombinasi dosis 150 mg/kgBB kulit batang kayu manis dan 150 mg/kgBB daun pepaya gunung), P3 HFD dan perlakuan dosis 300 mg/kgBB daun kayu manis). Parameter dalam penelitian ini meliputi kadar LDL-C dan HDL-C serum mencit. Data yang memenuhi asumsi parametrik dianalisis dengan One Way Anova, apabila terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji lanjut uji Duncan. Hasil uji in silico menunjukkan bahwa senyawa pelargonidin dalam ekstrak etanol daun pepaya gunung memiliki potensi menghambat reseptor CETP (∆G= -7,3 kkal/mol). Hasil analisis One Way Anova ekstrak etanol kulit batang kayu manis dosis 300 mg/kgBB merupakan dosis yang paling optimal dalam menurunkan kadar LDL-C dan pemberian ekstrak etanol daun pepaya gunung dosis 300 mg/kgBB merupakan dosis yang paling optimal dalam menaikan kadar HDL-C.

Published
2020-04-02
How to Cite
FEBRIYANA, Rangga; ANGGRAENI, Victory. PENGARUH EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU MANIS DAN DAUN PEPAYA TERHADAP KADAR LDL-C DAN HDL-C SERUM MENCIT. Java Health Jounal, [S.l.], v. 7, n. 1, apr. 2020. ISSN 2622-9390. Available at: <http://jhj.fik-unik.ac.id/index.php/JHJ/article/view/356>. Date accessed: 16 june 2021. doi: https://doi.org/10.1210/jhj.v7i1.356.