HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI PADA MAHASISWA NON KESEHATAN DI UNIVERSITAS KADIRI

  • Neni Prabosiwi
  • Nur fahma Laili

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah pemilihan dan penggunaan obat-obatan yang dimaksudkan untuk terapi kesehatan tanpa resep dokter ataupun saran tenaga kesehatan. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang biasanya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa obat seperti common cold. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku swamedikasi adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi common cold pada mahasiswa program studi non kesehatan angkatan tahun 2017 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara stratified random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 354 responden. Hasil penelitian diuji menggunakan uji Spearman Rank. Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi. Nilai korelasi sebesar 0,908 yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi common cold pada mahasiswa program studi non kesehatan.

Published
2020-04-02
How to Cite
PRABOSIWI, Neni; LAILI, Nur fahma. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI PADA MAHASISWA NON KESEHATAN DI UNIVERSITAS KADIRI. Java Health Jounal, [S.l.], v. 7, n. 1, apr. 2020. ISSN 2622-9390. Available at: <http://jhj.fik-unik.ac.id/index.php/JHJ/article/view/375>. Date accessed: 16 june 2021. doi: https://doi.org/10.1210/jhj.v7i1.375.